Showing posts with label Reportase. Show all posts
Showing posts with label Reportase. Show all posts

Thursday, September 26, 2019

Senjata Andalan Murai Batu 2019

Membahas mengenai apa senjata andalan burung murai batu atau materi isian apa yang baik bagi murai batu memang sangat menarik dan tidak ada habisnya. Kali ini saya mengutip data dari media online kontesburung.com, dan mencoba menarik suatu hipotesa dari beberapa artikel terkait disana dan hasilnya…..Hmm.. Saya mendapatkan 3 peringkat teratas materi yang menjadi senjata andalan Murai Batu ketika dilombakan sehingga layak koncer.
Cililin, masih menjadi yang teratas
4 tahun yang lalu saya pernah melakukan studi serupa, dan saat itu disimpulkan bahwa Cililin merupakan senjata andalan terfavorit 2015 versi ringadraz.blogspot.com. Betapa tidak, 38 dari 40 murai batu juara mampu mengeluarkan isian Cililin saat dilombakan. ini berarti 95% murai batu juara memiliki materi Cililin. Nah kali ini presentase nya lebih tinggi lagi yakni mutlak hingga 100%. 17 dari 17 murai batu mampu mengeluarkan Cililin saat dilombakan.

Kolibri, menjadi trend masteran 2019 
Ini adalah bagian yang paling menarik menurut saya, Kolibri pada tahun 2015 menempati urutan ke 10 sebagai senjata andalan murai batu (persis di angka 13% atau 5 dari 40 murai batu memiliki senjata andalan kolibri), namun apa yang terjadi saat ini ia mampu melejit naik hingga masuk ke peringkat ke-2 senjata andalan terfavorit dengan agka 76% atau 13 dari 17 murai batu 2019 memiliki senjata andalan kolibri. Meski populasi yang masuk jumlahnya lebih kecil namun tetap saja ia tidak bisa dipandang sebelah mata lagi kini.

Kenari, tetap stabil di peringkat ke-3 terfavorit

Kenari sepertinya cukup stabil di peringkat ke-3 sebagai senjata andalan.
Tahun 2015: 45% 18 dari 40 murai batu juara memiliki senjata andalan kenari
Tahun 2019: 59% 10 dari 17 murai batu juara memiliki senjata andalan kenari



Senjata Andalan 17 Murai Batu Juara
Jika dibandingkan dengan Analisa saya 4 tahun yang lalu, memang dapat disimpulkan bahwa senjata andalan murai batu saat dilombakan dapat bergeser setidaknya dipengaruhi oleh 2 hal yakni sesuai dengan trend masteran yang ada, ketersedian burung masteran dipasaran. Selamat mencetak murai batu juara lomba. Wasallam.

Copyright © ringadraz.blogspot.com, 2019
Rev.0 September 27, 2019


Artikel Terkait Lainnya:

Senjata Andalan 40 Murai Batu Juara
Cililin, Burung Masteran Yang Paling Diburu
Masteran Favorit untuk Trotolan Murai Batu
Trik Pemasteran pada Murai Batu

Sunday, December 30, 2018

Catatan Lovebird ADRAZ™ 01

"Lovebird ADRAZ #01 ini merupakan edisi perdana lovebird hasil breeding rumahan eks masteran yang anakannya pertama kali menggunakan ring".


Indukan jantannya hanyalah seekor lovebird josan eks masteran durasi yang waktu itu saya beli dari om Lendra - Depok, sementara indukan betina nya merupakan hasil breeding rekan saya om Eko Hadi - Andromeda BF yang sempat prestasi namun saya take over karena lovebird ini membawa gen pencetak warna.   


Lovebird ring ADRAZ 01


#01 merupakan anakan satu-satunya yang berhasil netas saat itu. Saat usia 2 bulan di take over oleh sang master lovebird  om Mut Ganie - Kancut BC sawangan depok. Ditangan dingin beliaulah perjalanan meraih prestasi dimulai.

Berikut adalah rekam jejak ADRAZ 01 dalam rentang waktu seminggu.
 
2kali nyeri Juara 1 di Palapa Enterprise

Juara 1 dan 2

2kali nyeri di New Prigi Enterprise
Copyright © ringadraz.blogspot.co.id, 2018
Rev.0 December 31, 2018



Monday, May 18, 2015

Senjata Andalan 40 Murai Batu Juara

Dari beberapa media online yang ada saat ini. Kali ini saya mengumpulkan sebanyak 40 Murai Batu Juara Lomba alias Murai Jawara untuk menelaah lebih jauh mengenai apa sih yang menjadi lagu / senjata andalannya ketika dilombakan sehingga mampu membuatnya layak menjadi sang Juara.

Cililin Masih mendominasi sebagai senjata andalan
Hasilnya pun tidak mengejutkan, Cililin masih dianggap sebagai senjata yang paling ampuh untuk menarik perhatian para Juri yang tengah bertugas dilapangan. Bagaimana tidak, bayangkan dari 40 Murai Jawara yang dikumpulkan secara acak, 38 diantaranya mampu memuntahkan tembakan Cililin dengan baik sebagai senjata andalan saat lomba berlangsung. Hanya 2 Murai Batu Jawara saja yang tidak mengeluarkan lagu Cililin saat digantang dan masuk nominasi.

Sementara 4 senjata andalan favorit lainnya diisi oleh Lovebird, Kenari, Cucak Jenggot dan Kapas Tembak.
Senjata andalan 40 Murai Batu Juara
Berikut informasi detailnya
Data dikumpulkan secara random, dari beberapa media online
Bukan hal mudah
Mengingat murai batu adalah spesies kicauan yang cerdas. Maka tidaklah mudah mensetting agar murai batu gacoan anda mampu membawakan isiannya saat digantang dengan baik. Justru disinilah letak tantangan yang sebenarnya. Nanyi kita bahas hal ini dalam artikel selanjutnya :-) .

Informasi ini semoga saja dapat berguna bagi anda untuk sekedar melihat kembali sudah tepatkah langkah yang diambil untuk memaster murai batu kesayangan anda dirumah. Agar kelak ia dapat mempunyai senjata andalan yang dapat membawanya layak untuk masuk ke zona koncer. Selamat mencetak murai batu juara lomba. Wasallam...

May 19, 2015. ringadraz.blogspot.com


Artikel Terkait Lainnya:
Cililin, Burung Masteran Yang Paling Diburu
Masteran Favorit untuk Trotolan Murai Batu
Trik Pemasteran pada Murai Batu


Sunday, February 22, 2015

Catatan dari Diklat Juri KM Angkatan 1

Program Bimbingan & Monitoring Juri KM 2015 (PBMJ KM) ini diprakarsai oleh Om Yogi Prayogi sebagai salah satu Founder, Penasehat dan Mantan Ketua KM dan setelah mendapat restu Ketua KM Pusat Om Goes. Dinamai demikian karena selama seseorang masih menjadi Team Penjurian di KM, harus mendapat bimbingan dan monitoring agar tetap menjadi Team Penjurian yang "Netral, adil, jujur, objektif, dan bertanggung jawab".

Diselenggarakan di Taman Wiladaktika Cibubur, Jakarta pada tanggal 31 Januari 2015 diikuti oleh lebih dari 30 peserta. Hampir sekitar 90% peserta yang hadir adalah Juri-juri yang berasal dari dalam maupun luar Jabodetabek, 10% nya ya seperti saya ini sekedar ingin memperluas wawasan mengenai kicauan, syukur-syukur bisa jadi juri sungguhan hehehe.
Tim Juri KM Angkatan 1
Hadir sebagai pembicara, Om Yogi Prayogi bersama dengan Om Ari Suprawadi, sementara Om Heri IP, Pak Yanto dan beberapa rekan Senior KM lainnya memberikan arahan sebagai nara sumber. Acara dibuka oleh Om Yogi Prayogi disusul oleh Om Ari Suprawadi menjelaskan mengenai Aturan dan Etika Tim Penjurian. Setelah penyamaan persepsi mengenai Standard Penilaian KM, dibahas pula mengenai Simulasi Sistem Penjurian Online yang baru saja diusung oleh KM dan mulai diujicoba di keesokan harinya tepatnya pada tanggal 1 Februari 2015 dalam gelaran Duta KM Cup III yang bertempat di Universitas Pancasila, Jakarta.
Suasana kelas diwarnai saling sharing dan penyamaan persepsi
Sistem Penjurian Voting
Sistem voting atau yang lebih dikenal dengan istilah Model Pengajuan ini bukanlah sistem yang baru, karna sebenarnya sistem ini merupakan penyempurnaan dari sistem sebelumnya yang ada di KM.

Standard penilaian burung tetap mengacu pada acuan : Variasi-Irama Lagu (40%), Volume (30%), Durasi (20%), Gaya /Fisik (1O%). Dimana penilaian fisik perlu sebagai pembanding terakhir. Burung yang telah memenuhi standard penilaian diatas diajukan oleh Juri (Vote). Dari ajuan inilah didapatkan ajuan-ajuan yang layak koncer. Masing-masing juri memegang tablet (tab) sebagai pengganti form penilaian. Semua catatan juri akan berasal dari tablet yang telah dilengkapi oleh software KM termasuk catatan mengenai cek 1, 2, 3 dan pengajuan koncer.

Senang rasanya bisa menjadi bagian dari pelatihan, seolah membuka cakrawala baru dari sudut pandang seorang juri. Semoga acara semacam ini dapat melahirkan kader-kader juri yang berkualitas dan tetap menjunjung tinggi nilai independensi yang kerap menjadi semangat KM.

Copyright © ringadraz.blogspot.com, 2015
Rev.0 February 23, 2015

Saturday, February 21, 2015

Agar Mental Tarung MB Stabil Di Lapangan

Alhamdulillah Kuis Grup FB MBR (Murai Batu Ring) yang ke-2 telah terlaksana dengan baik pada tanggal 13-15 February 2015 yang lalu. Kali ini Kuis MBR mengambil Topik Bagaimana agar mental tarung MB tetap stabil di lapangan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa mental tarung seringkali naik turun ketika digantang, hari ini koncer besok bisa kondangan.. hehehehe

Akhirnya dari 13 nominasi responden, terpilihlah Mas Aditya Yogaswara, Cakung sebagai Pemenang Kuis MBR ke 2.

Cuplikan Kuis Grup FB MBR ke 2
Agar Mental Tarung MB Stabil
Setelah saya mengeneralisir dari setiap jawaban yang masuk setidaknya ada 5 aspek mendasar yang sangat diperlukan untuk menjaga agar mental tarung MB tetap stabil, versi Member Grup FB MB Ring, yakni :

5 Aspek Penting Menjaga Mental MB Agar Tetap Stabil
1. Rawatan Yang Baik dan Konsisten
Konsistensi pola rawatan adalah kuncinya. Bila ingin MB anda bermental stabil, ya rawatan harus stabil juga. Pola rawatan yang baik dan konsisten akan berbanding lurus dengan Mental yang stabil.

Mungkin anda bertanya-tanya seperti apa sih pola rawatan yang baik dan konsisten itu? Jadi, Setelah kita memahami karakter MB kita, barulah kita menerapkan pola rawatan sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini termasuk jumlah dan waktu pemberian EF, waktu jemur, pola mandi, pengembunan, istirahat, dan lain sebagainya. Semua harus  dilakukan secara konsisten agar MB menjadi terbiasa dan merasa nyaman. Jadi pola rawatan yang baik tidak bisa disama ratakan.

Rawatan saat mabung juga diyakini berpengaruh terhadap kinerja MB. Termasuk juga saat pra dan pasca mabung. Dalam kondisi mabung MB memerlukan asupan nutrisi yang cukup, oleh karna itu jangan buru-buru menerapkan pola settingan lomba saat proses mabung belum selesai. 

2. Menjauhkan dari MB Lainnya
Pemain MB pasti pernah mendengar "Hanya boleh pelihara satu MB dalam satu rumah". Hehehe siapa yang gak kenal petuah lawas ini. Nyatanya memang seperti itu. Sifat tarung akan menjadi lebih baik dan stabil apabila MB memiliki wilayah teritorial sendiri, persis seperti pada habitat aslinya.

3. Pahami Karakter MB
Dengan memahami karakter MB, anda akan tahu apa kebutuhan MB anda, dan dari sinilah lahir pola rawatan yang tepat, termasuk bagaimana settingan lombanya. Pola rawatan lahir dari kebutuhan MB bukan dari kemauan sang pemiliknya.

Ada MB yang pola settingan JK nya 5/5 p/s ada pula yang harus di 10/10 p/s. Ada MB yang sehari menjelang lomba diberi EF tambahan seperti ikan guppy, cicak, kelabang namun adapula yang tidak ada pengaruhnya saat diberi EF tambahan tersebut. Semua settingan diatas lahir atas kebutuhan si MB dengan mengetahui karakternya.

4. Lakukan Umbaran
Insting untuk terbang bebas dapat terpenuhi melalui umbaran. Bonusnya fisik menjadi terlatih dan jiwa (insting) alamiahnya pun terpenuhi. Simak disini untuk manfaat umbaran bagi MB.

5. Tingkat Usia / Kemapanan MB
Jangan terburu-buru menggantang MB di lapangan. Lihat tingkat kemapanannya sehari-hari, baru mantapkan niat untuk menggantang. Jika dilihat dari faktor usia, umumnya saat mb ring menginjak usia 2thn / 2kali mabung barulah mental tempurnya mulai baik dan stabil. Namun ada juga yang usianya 1thn /1kali mabung sudah memiliki daya tempur yang baik. Cepat atau tidak MB memiliki daya tempur yang baik, Beberapa pihak meyakini dalam hal ini faktor trah indukan cukup berperan.

MB Mapan 
Disisi lain pada kesempatan yang sama Om Andri Asmari , Vegasus BF, Bandung berpandangan bahwa standarisasi MB Mapan secara umum adalah :
1. MB wajib memiliki isian/lagu.
2. MB wajib sehat baik mental maupun fisiknya.
3. MB Mutlak harus PD (percaya diri), ada MB yang tidak PD tetap bisa moncer namun biasanya akan berprilaku angin-anginan kadang tampil kadang stress.

Menurutnya oleh karna itu kita perlu untuk :
4. Memahami siklus hidup mahluk hidup dalam hal ini MB, untuk memudahkan memahami kapan waktu yang baik untuk diturunkan dilapangan dan kapan waktu untuk diistirahatkan.
5. Menerapkan rawatan yang stabil namun sesekali mutlak diberikan rawatan ekstrim/jarang dilakukan.
6. Membiasakan MB diberikan hal-hal yang dia akan mengingatnya misal : selalu memakai kerodong putih didalam dan hitam diluar saat akan dibawa ke tempat lomba. Dari yang ia alami biasanya MB akan beda prilakunya. Jika dirumah/harian ganti dengan warna lain yang biasa dipakai harian.

Copyright © ringadraz.blogspot.com, 2015
Rev.0 February 21, 2015

Monday, February 16, 2015

Likin, MB MH Yang Mampu Berprestasi

"Umumnya MB yang mampu meraih prestasi dilapangan adalah MB yang telah berprestasi sebelumnya ditangan sang pemilik lama".
 
Likin, Bukan MH Biasa
Berbeda dengan "Likin", 1,5 Tahun yang lalu MB yang satu ini hanya seekor MB MH (Murai Batu Muda Hutan) biasa yang di takeover dari penghobis rumahan di bilangan Sekayu, Sumatera Selatan oleh Om Fide, sang pemilik yang juga merupakan seorang pengghobis rumahan biasa. Kondisinya pun tak ada yang istimewa, dengan spek katuranggan sebagaimana layaknya MH lain, Likinpun hanya terpantau ngeriwik disiang hari, dan ngeplong sesekali saat tengah malam.

Rawatan harian tergolong minimalis

Sebagai MB MH Rumahan, Likin dirawat seperti layaknya burung rumahan. Awalnya sang pemilik hanya memberi kroto tiap hari, JK 5/5 P/S sehari-hari hanya dirawat bersamaan dengan KN dan LB. Hingga pada akhirnya Om Fide mencoba untuk menggantangkan Likin di event perdananya, dan hasilnya pun cukup mengejutkan.

Saat digantang MB MH ini tak henti-hentinya mengeluarkan tembakan Cililin disambut air mancur hingga akhirnya bendera Koncerpun didapat. Praktis hal ini membuat sang pemilik terkagum sekaligus heran karna selama 1,5 tahun, Likin hanya dipelihara dengan rawatan minimalis ala MH biasa, itupun tanpa didampingi masteran Cililin dan Air Mancur yg ternyata malah menjadi senjata andalannya dilapangan.
Sederet Prestasi Likin
Kini Om Fide mecoba merawat Likin lebih intensif lagi dengan settingan harian sama dengan sebelumnya hanya saja pada H-2 porsi JK dinaikkan hingga 7/7, lalu H-1 dinaikkan lagi menjadi 9/9. Pada Hari H settingan dikembalikan ke porsi harian 5/5, lalu sebelum gantang ditambahkan 2 ekor Jangkrik lagi. Rawatan Jemurpun cukup hanya 15menit setiap harinya, selanjutnya cukup diangin-anginkan sebentar lalu kemudian di kerodong hingga sore. Sore harinya setelah diberi EF diangin2xkan kembali selama 15menit dan dikerodong kembali. Likin tidak pernah diumbar.

Meski belum memasuki event tingkat nasional, namun kini Likin mampu unjuk gigi menoreh prestasi di event latber pinggiran seputaran Limo, Depok, Jawa Barat.

Artikel ini dapat memberikan gambaran kepada kita, bahwa anda pun bisa membuat MB MH biasa menjadi MB yang berprestasi.

Copyright © ringadraz.blogspot.com, 2015
Rev.0 February 17, 2015

Saturday, February 14, 2015

Mengapa Harus Gantangan Tengah?

"Semua Kicau Mania setuju bahwa gantangan tengah adalah gantangan paling favorit dalam setiap event lomba burung berkicau dibelahan negeri ini. Bahkan kerap terdengar bahwa nomor gantangan tengah banyak dikuasai oleh oknum-oknum tertentu".

Nomor gantangan tengah kerap jadi incaran para pemain

Oknum-oknum tersebut biasanya adalah para kerabat dekat pihak penyelenggara, orang yang dikenal cukup berpengaruh dikalangan panitia, seperti para sponsor dan donatur. Bahkan tidak jarang ditemukan dibeberapa Latber/ Latpres pinggiran, gantangan tengah biasanya sudah terisi full terlebih dahulu jauh sebelum loket tiket dibuka. hehehe

Berbeda dengan Lomba tingkat nasional, praktek-praktek semacam ini sepertinya sudah tidak terlihat lagi, karena tiket dijual secara acak dan online, sehingga siapapun pembelinya akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapat gantangan tengah.

Lantas mengapa nomor gantangan tengah yang menjadi favorit ?

Burung yang digantang pada posisi tengah akan lebih berkonsentrasi, kerja maksimal ketimbang burung yang berada pada gantangan pinggir. Pantauan juri pun maksimal hanya didapatkan pada gantangan tengah.
Betapa tidak, anda bisa perhatikan riuhnya suasana lomba saat ini terlebih pada latber-latber pinggiran. Teriakan para jocky dan pemain, tepukan, suara priwitan, dan siulan. Kegaduhan seperti ini praktis akan membuat konsentrasi Burung dan Juri yang bertugas akan buyar.
Suasana Latberan
Lomba Non Teriak
Kegaduhan yang ditimbulkan dari pinggiran lapangan ini sebenarnya mudah sekali dihilangkan apabila pihak penyelenggara mampu bertindak tegas kepada peserta. Kita harus ingat bahwa semua gantangan membayar dengan tarif yang sama, setiap burung mempunyai hak yang sama untuk dipantau, mari budayakan lomba Non Teriak, sehingga penilaian juri akan terasa lebih objektif.
Riuhnya penonton bisa membuat burung tak bisa kerja maksimal

Juri pun tak fokus menilai
Sekian ulasan saya dari latber pinggiran, semoga ada langkah perbaikan kedepan, ketegasan pihak penyelenggara, sportifitas pemain, dan kepercayaan terhadap juri yang tengah bertugas. Semua aspek tersebut sangat diperlukan demi kemajuan kicau mania di Indonesia.

Copyright © ringadraz.blogspot.com, 2015
Rev.0 February 15, 2015

Sunday, January 11, 2015

Masteran Favorit untuk Trotolan Murai Batu

Pada 16-19 Oktober 2014 yang lalu, saya bersama dengan sahabat saya Om Andri Asmari selaku bagian dari admin Grup FB Murai Batu Ring (MBR) menyelenggarakan Kuis MBR #1. Alhamdulilah, Kuis inipun sempat menggugah antusiasme dari 80 responden anggota grup,sehingga total pilihan yang tercatat sebanyak 152 pilihan.

Berikut cuplikan kuisnya
-------------------------------------
QUIZ MBR #1.
Anggap anda punya dana tak terbatas, tapi karena halaman rumah anda memiliki lahan yg sangat minim lantas anda hanya bisa mengalokasikan dana tsb hanya untuk membeli 2 jenis burung masteran.


 Agar MB trotolan ring anda kelak menjadi jawara, menurut anda :
 (1) 2 (dua) burung masteran apakah yang akan anda beli?
 (2) Sebutkan juga kriteria beserta alasannya!

-------------------------------------
Jawaban Terbaik versi Panitia Kuis MBR adalah :


Andika Saputra
1)saya memilih CJ, karena dengan harapan dapat mendongkrak volume anakan menjadi lebih kasar, disamping kebiasaan besetan yg dikeluarkan nantinya, materi isian CJ bisa dianggap paling mudah diserap oleh trotol, karena tak perlu nafas yg panjang (seperti oktaf pada kenari atau burung yg bernada panjang) utk itu, sederhananya untuk level pertama CJ saya anggap yg paling cocok..(kelas 1 jangan diajarkan ilmu kelas 6, sebgai perumpamaan saja).
2)setelah CJ saya memilih cililin, karen utk mengikuti trend sekarang ini, disamping tu trotol akan dapat dengan mudah mengikuti irama cililin karena sebelumnya sudah terbiasa dengan CJ yg ngebeset dan ngepik, terlebih jika ngepiknya memiliki speed yg rapat.
 
Selamat kepada Om Andika Saputra, An'D BF BOGOR sebagai Pemenang Kuis MBR#1 dan berhak atas sovenir yang telah ditentukan.
Terimakasih kepada Om Andri Asmari yang telah menyematkan hasil kuis ini kedalam dokumentasi file di Grup FB MBR.


Hasil Kuis #1 Grup FB Murai Batu Ring
5 Masteran Favorit

Disisi lain, sayapun mencoba untuk mengeneralisir 152 pilihan yang masuk dan mencoba mengambil menjadi satu buah kesimpulan,
Cukup menarik,ternyata saya mendapati setidaknya ada 5 burung masteran terfavorit untuk trotolan, versi MBR, berikut alasanya singkatnya. 

1.Cililin
Hingga hari ini Cililin memang masih tetap menjadi trend utama dalam hal suara isian untuk MB.Dilapangan inilah suara yg ditunggu2 oleh Juri baik Latber, maupun Latpres disetiap Event Organizer.
Tembakannya terdengar sangat Tajam & Menekan, bila mampu diadopsi oleh MB, suara Cililin dapat membuat MB berteriak lantang dan membuka paruhnya secara maksimal.


2.Love Bird
Karakter ngekek panjang dan kasar dengan intonasi nada tinggi yang dimiliki Love Bird (LB), cukup untuk mencuri perhatian para juri di lapangan.

3.Kenari
Tujuannya adalah agar MB tersebut kelak mempunyai intonasi lagu bervariasi, melimpah dan ngerolnya panjang.
Sayangnya tak banyak MB yang dapat menirukan suara Kenari dengan sempurna hingga selesai, karna komposisi lagu yang dimiliki KN memang cukup kompleks.


4.Cucak Jenggot
Untuk level pengenalan lagu pertama pada trotolan, Cucak Jenggot (CJ) memang yg paling cocok.
Materi isian CJ bisa dianggap paling mudah untuk diserap oleh trotol, karena tak perlu nafas yg panjang, seperti yang ditemukan pada Cililin,
dan tidak kelewat kompleks seperti karakter lagu kenari. Besetan kasar ala jenggot ini diharapkan dapat menjadi salah satu senjata andalannya kelak nanti.


5.Pentet Isian
Pentet gacor dengan tipe suara tembus dan speed rapat, latah dan fasih memuntahkan suara isiannya. Suara pentet terdengar lebih tajam apabila dibawakan oleh MB akan terdengar sangat menonjol.


Walaupun semuanya kembali kepada kepintaran masing-masing MB, pemasteran dengan jumlah masteran terbatas semenjak usia trotol AKAN LEBIH BAIK dibanding memperkenalkannya dengan banyak masteran. Karena hal tersebut dapat membuat trotolan malah jadi tambah bingung dengan materi ajarnya sendiri,nah kalau sudah begitu bagaimana anda mengharapkan ia dapat mengeluarkan isian tersebut saat dilapangan?

Selain masteran dengan jumlah terbatas, pengaturan penempatan dan pola perawatan sehari hari juga harus diperhatikan agar rawatan tersebut berhasil dengan baik
Semoga bermanfaat, Terimakasih untuk semua rekan-rekan MBR yang telah berkontribusi positif. Sampai ketemu pada kuis MBR berikutnya.

Copyright © ringadraz.blogspot.com, 2015
Rev.0 January 12, 2015